Peningkatan Kapasitas Berkomunikasi untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Akibat Kecanduan Game Online

Authors

  • Suci Shinta Lestari Universitas Abdurrab
  • Debi Setiawan Universitas Abdurrab
  • Wahyu Margi Sidoretno Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.25008/massa.v2i1.211

Keywords:

Komunikasi efektif, Taman Baca, Kawasan Literasi, Teknologi Pembelajaran

Abstract

Proses Belajar memiliki tantangan yang berbeda bagi anak, sehingga orang tua dan guru perlu melakukan adaptasi untuk mengantisipasi munculnya berbagai kesulitan belajar karena kecandun game online, seperti sulit memahami materi pelajaran, munculnya kendala teknis, serta munculnya penyakit mental pada orang tua dan anak. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat 11% anak mengalami frustasi selama proses belajar karena kecanduan game online. Ada anak yang berusia belasan tahun namun sudah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RS) dan ada juga yang memiliki kecenderungan untuk bunuh diri jika tidak dapat mengakses game di perangkat digitalnya. Secara tidak sadar orangtua terkadang semakin membebani anak. Mereka kerap marah jika anaknya tidak bisa mengerti dan menyelesaikan tugas saat belajar. Ditambah guru yang memberikan banyak tugas tanpa ada penjabaran secara mendalam sebelumnya. Pada saat ini Ibu Rumah tangga di RT 03 Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru sebagian besar (70%) diantaranya adalah pekerja atau pemilik usaha. Dengan situasi harus bekerja dan menjalankan usaha diluar rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan lalu dituntut pula dapat membimbing anaknya secara penuh untuk belajar di rumah menyebabkan sebagian besar diantaranya mengalami stres. Tingkat stres yang tinggi pada ibu rumah tangga ini karena mereka kesulitan dalam membimbing anak belajar, gagap tekhnologi dan beratnya tanggung jawab memenuhi tuntutan ekonomi keluarga. Konflik peran semacam ini memiliki dampak pada lingkungan sekitar terutama pada anaknya yang harus dibimbing dalam belajar. Oleh karena itu perlu diinisiasi PKM kepada Kelompok Ibu Rumah tangga di RT 03 Kec. Tampan Kota Pekanbaru agar mereka dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam berkomunikasi secara efektif untuk mencegah munculnya kesulitan belajar anak karenakecanduan game online.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustiani, D.H. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi: Studi Kasus Taman Baca Masyarakat Matahari Indonesia Kediri, Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan, 23(1). doi: 10.7454/jipk.v23i1.005.

Andriani, W., Subandowo, M., Karyono, Wawan Gunawan, W. (2021). Learning loss akibat pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19 di Indonesia,” Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran.

Anita, F. et al.,(2023). Literasi Digitalisasi Promosi Pengenalan dan Pengembangan UMKM Aiiz Arang Grup Desa Sungai Pinang Melalui KKN Generasi Rabbani Emas. Jdistira: Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi kepada Masyarakat,” 3(2), 66-71.

Hadriana, H., Mahdum, M., Putra, M. J. A., Natuna, D. A. (2020). Kampung literasi dalam Potret Masyarakat Desa Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Unri Conf. Ser. Community Engagem, pp. 506–513, 2020, doi: 10.31258/unricsce.2.506-513.

Muchtarom, K.H., Wulandari, E.R. (2023). Perilaku Pencarian Informasi Layanan Koleksi Perpustakaan FMIPA Universitas Padjadjaran di Era Digital. Pustabiblia 7(1), 67–85, 2023, doi: 10.18326/pustabiblia.v7i1.67-85.

Pratiwi, A.I. (2021). Analisis Dampak Kesetaraan Gender terhadap Prestasi Akademis Anak Keluarga Single Parent Komunitas Spionmotion Yogyakarta, Jurnal Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 10(3), 35–49.

Pratama, R. D., Raji, A., Lubis, H. U., Suyatna, H. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Rumah Literasi Kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara, Jurnal Social Development Study, 2(2), 30–42, doi: 10.22146/jsds.1915.

Rahmah, T., Rawita, I.S., Haila, H. (2023). Peran Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Tukik dalam Meningkatkan Kreativitas Seni Anak dan Remaja di Kelurahan Bandulu Kecamatan Anyer Banten, Jurnal Pendidikan, 11(2), 246.

Rangkuti, A.T. (2021). Pola Komunikasi Antarpribadi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Siswa Bermasalah. PERSEPSI Communication Journal, 4(1), 43–59, 2021, doi: 10.30596/persepsi.v.

Ummisarah, U., Irham, M., Efendy, M.P, Silvi, J. (2023). Membangun Serta Meningkatkan Kreativitasan Anak-Anak Melalui Rumah Belajar dan Ecoprint di Desa Sungai Pinang,” Jurnal Distira, 3(2), 16–21, doi: 10.58794/jdt.v3i2.515.

Wahono., Imsiyah, N., Setiawan, A. (2020). Andragogi: Paradigma Pembelajaran Orang Dewasa pada Era Literasi Digital, Proceeding Univ. Muhammadiyah Surabaya, 517–527.

Watini, S. (2022). Problematika Pembelajaran Daring berbasis Teknologi Informasi pada PAUD di Masa Pandemi COVID-19,” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5564–5574. doi: 10.31004/obsesi.v6i6.3161.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Lestari, S. S., Setiawan, D., & Sidoretno, W. M. (2024). Peningkatan Kapasitas Berkomunikasi untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Akibat Kecanduan Game Online. Massa APJIKI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.25008/massa.v2i1.211