Komunikasi Persuasif dalam Menangkal Narasi Intoleransi di Media Sosial bagi Siswa SMK Manggala Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.25008/massa.v4i1.263Keywords:
Komunikasi, Narasi Intoleransi, Media Sosial, Moderasi Beragama, Psikologi KomunikasiAbstract
Pesatnya perkembangan teknologi informasi mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, namun di sisi lain membuka celah masif bagi penyebaran hoaks dan narasi intoleransi. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai digital natives menjadi kelompok paling rentan terpapar ideologi ekstrem karena keterbatasan filter kognitif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kritis dan menginternalisasi nilai moderasi beragama pada siswa SMK Manggala Kota Tangerang melalui strategi komunikasi. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya literasi digital kritis dan tingginya paparan konten provokatif berbasis SARA di media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara sistematis melalui tiga tahapan, persiapan dan koordinasi, sosialisasi edukasi konseptual melalui seminar literasi digital serta pelatihan teknis. Pelaksanaannya, tim pengabdi melibatkan partisipasi aktif mitra sekolah dalam hal penyediaan sarana dan melibatkan 27 siswa peserta. Evaluasi program dilakukan melalui pengamatan terhadap partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Pengamatan difokuskan pada antusiasme peserta, keaktifan dalam diskusi, serta kemampuan mereka dalam memahami dan menanggapi materi yang disampaikan. Hasil kegiatan ini mendorong untuk siswa mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih harmonis. Siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi yang cerdas, tetapi juga menjadi komunikator persuasif yang aktif menyebarkan pesan-pesan perdamaian di ruang virtual.
Downloads
References
Alfianur, M., Marsiah, M., & Hidayati, S. (2024). Pengembangan Moderasi Beragama Siswa: Mengeksplor Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Sikap Intoleran di Sekolah Menengah Atas. Al-Thariqah, 9(2).
Anin, T., Kamlasi, A. Y., Kollo, F. L., Dubu, T. G., Selan, E. M., & Riwu, D. (2025). Peran Media Sosial dalam Mencegah Bahaya Radikalisme di Kalangan Generasi Muda. Jurnal Pendidikan IPS, 15(4), 1469-1476.
Aramiko, G., S, R., & Fahmi, Z. (2024). Merawat Toleransi di Ruang Virtual: Dakwah Islam Moderat sebagai Strategi Kontra-Radikalisme. At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(2).
Aziz, Z. A. (2025). Peran Literasi Media dalam Menangkal Penyebaran Hoaks di Era Digital. Journal of Da'wah and Communication, 5(2), 248-264.
Baso, A. H. I., Mahmuddin, & bin Juhanis, H. (2025). Narasi Damai di Tengah Polarisasi: Dakwah Islam sebagai Jembatan Rekonsiliasi Sosial. JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(6).
Itjen Kemendikbudristek. (2023). Cara Mencegah Intoleransi dalam Dunia Pendidikan. Diakses dari https://itjen.kemendikdasmen.go.id/
Kementerian Kominfo. (2021). Siaran Pers No. 143/HM/KOMINFO/04/2021 tentang Sejak 2018 Kominfo Tangani 3.640 Ujaran Kebencian Berbasis SARA di Ruang Digital. Diakses dari https://www.komdigi.go.id/
Matang, Naldi, R. A., Helmi, Z. M., Fazila, N. D. P., Jonita, E. M., & Putri, M. D. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter Anti-Radikalisme melalui Program Sekolah Damai di SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru. Abdimas Ekodiksosiora, 5(2), 257-265.
Yulianingsih, W. F., & Dartim, D. (2025). Cultivation of Religious Moderation Values in Students through Religious Education. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(3).
Zamain, N. (2025). Penanaman Nilai-Nilai Toleransi melalui Pendidikan Agama Islam di MTS YAPI Pakem (Skripsi). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sondi Silalahi, Atikah Rahmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


