Peran Jurnalisme Warga Menangkal Hoax bagi Remaja Siswa SMAN 1 Cimarga Kabupaten Lebak
DOI:
https://doi.org/10.25008/massa.v3i2.237Keywords:
Literasi, Digital, Jurnalisme, Hoax, RemajaAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara remaja mengakses dan menyebarkan informasi, namun juga meningkatkan penyebaran hoaks di media sosial. Kondisi ini menuntut penguatan literasi digital agar generasi muda mampu berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam bermedia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi digital remaja melalui pendekatan jurnalisme warga sebagai upaya menangkal hoaks. Kegiatan dilaksanakan di salah satu sekolah menengah dengan metode workshop partisipatif yang melibatkan sekitar 40 siswa. Materi mencakup pengenalan konsep berita dan hoaks, etika bermedia sosial, serta praktik membuat konten positif berbasis jurnalisme warga. Evaluasi dilakukan melalui post-test, dan observasi terhadap perubahan sikap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hoaks, kemampuan membedakan berita faktual dan palsu, serta kesadaran pentingnya verifikasi informasi. Peserta juga termotivasi untuk berperan sebagai agen penyebar informasi positif di lingkungan sekolah dan media sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan jurnalisme warga efektif untuk meningkatkan literasi digital dan membangun kesadaran kritis remaja dalam menangkal hoaks di era informasi.
Downloads
References
Aïmeur, E., Amri, S., & Brassard, G. (2023). Fake news, disinformation and misinformation in social media: A review. Social Network Analysis and Mining, 13(1), 30. https://doi.org/10.1007/s13278-023-01028-5
Allan, S., & Thorsen, E. (2009). Citizen journalism: Global perspectives (Vol. 1). Peter Lang.
Alwaton, Y. (2023). Jurnalisme Warga Sebagai Alternatif Literasi Media dan Partisipasi Bagi Publik. Jurnal Ilmu Komunikasi: Avant Garde, 11(2), 165–177.
antaranews.com. (2024, January 31). Indonesia’s internet penetration hits 79.5 percent, trend continues. Antara News. https://en.antaranews.com/news/304593/indonesias-internet-penetration-hits-795-percent-trend-continues
Dei, J. F. (2024). Strategi Disabisa Dalam Manajemen Produksi Program Pembelajaran Bagi Calon Content Creator Tunarungu. Jurnal Ilmiah Teknik Informatika Dan Komunikasi, 4(1), 211–223. https://doi.org/10.55606/juitik.v4i1.770
Dinihari, Y., Wiyanti, E., Nazelliana, D., Karyati, Z., Lutfi, L., & Handayani, W. (2025). Discourse Analysis of Digital Hoaxes as a Critical Literacy Strategy in Indonesian Language Education. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(1), 185–198. https://doi.org/10.22219/kembara.v11i1.40485
Gillmor, D. (2006). We the media: Grassroots journalism by the people, for the people. O’Reilly Media, Inc.
Gilster, P., & Glister, P. (1997). Digital literacy. Wiley Computer Pub. New York.
Hobbs, R. (2017). Create to Learn: Introduction to Digital Literacy. John Wiley & Sons.
Jati, W. R. (2024). From Millennial to Generation Z: The State of Digital Literacy among Youths Dealing with Disinformation During Elections. JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA, 13(1). https://doi.org/10.7454/jkmi.v13i1.1228
Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2014). The elements of journalism, revised and updated 3rd edition. Three Rivers Press.
Livingstone, S. (2011). Internet, children, and youth. The Handbook of Internet Studies, 348–368.
Nugroho, C., & Nasionalita, K. (2020). Digital Literacy Index of Teenagers in Indonesia. Jurnal Pekommas, 5(2), 215–223. https://doi.org/10.56873/jpkm.v5i2.2670
Priwati, A. R., & Helmi, A. F. (2021). The manifestations of digital literacy in social media among Indonesian youth. HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 14–23. https://doi.org/10.26555/humanitas.v18i1.17337
Raharjo, N. P., & Winarko, B. (2021). Analisis Tingkat Literasi Digital Generasi Milenial Kota Surabaya dalam Menanggulangi Penyebaran Hoaks. Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, 10(1), 33–43. https://doi.org/10.31504/komunika.v10i1.3795
Seftiandri, F. N. (2024). Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta pada 2024, Gen Z Mendominasi—GoodStats Data. https://data.goodstats.id/statistic/pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-pada-2024-gen-z-mendominasi-6Mdc3?
Silalahi, R. R., & Sevilla, V. (2020). REKONSTRUKSI MAKNA HOAKS DI TENGAH ARUS INFORMASI DIGITAL. Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(1), 8–17. https://doi.org/10.33822/gk.v3i1.1722
UNESCO Digital Library. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2—UNESCO Digital Library. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000265403
Wang, C.-C. (2020). Fake News and Related Concepts: Definitions and Recent Research Development. Contemporary Management Research, 16(3), 145–174. https://doi.org/10.7903/cmr.20677
Yati, R. (2023). Survei APJII: Pengguna Internet di Indonesia Tembus 215 Juta Orang. https://teknologi.bisnis.com/read/20230308/101/1635219/survei-apjii-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-215-juta-orang
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eka Perwitasari Fauzi, Afdal Makkuraga Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


