Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan Program Tenaga Kerja Mandiri Pemula
DOI:
https://doi.org/10.25008/massa.v3i1.216Keywords:
Laporan, Keuangan, Pelatihan, Pendampingan, UMKMAbstract
Pertumbuhan ekonomi nasional umumnya dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah wirausahawan di suatu negara. Dalam upaya memperluas akses terhadap lapangan kerja guna menekan tingkat pengangguran terbuka maupun setengah pengangguran, serta untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat, Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan berbagai program pengembangan kewirausahaan. Salah satu program tersebut adalah Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP), yang ditujukan bagi individu yang baru memulai usaha. Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru secara mandiri di lingkungannya masing-masing. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada peserta program TKMP dalam penyusunan laporan keuangan. Pendampingan dilakukan untuk memahami pentingnya pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses penyusunan laporan keuangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan ini difokuskan pada penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), diketahui bahwa sebagian besar peserta belum melakukan pencatatan transaksi ke dalam laporan keuangan secara tepat, meskipun dalam bentuk sederhana. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala, yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM), di mana pengelola usaha belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai prinsip dasar pencatatan keuangan dan pentingnya laporan keuangan. Kurangnya kompetensi di bidang akuntansi menjadi faktor utama yang menghambat proses ini. Selain itu, mayoritas peserta juga belum mampu memisahkan antara keuangan usaha dan keuangan rumah tangga, sehingga dana operasional usaha sering kali tercampur dengan dana pribadi, yang pada akhirnya menyulitkan dalam mengevaluasi kondisi keuangan usaha secara akurat.
Downloads
References
Adioetomo, S. M., & Samosir, O. (Eds.). (2010). Dasar-dasar demografi. Jakarta: Penerbit Salemba Empat dan Lembaga Demografi FEUI. https://psb.feb.ui.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1375
Adioetomo, S. M., & Indrayanti, R. (2018). Memasuki dunia kerja dan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. In Memetik bonus demografi . Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Badan Pusat Statistik. (n.d.). Keadaan angkatan kerja (berbagai tahun). Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2018). Proyeksi penduduk Indonesia 2015–2045. Jakarta: BPS, Bappenas, & UNFPA.
Badan Pusat Statistik. (2019). Penghitungan indeks ketimpangan gender 2018: Kajian lanjutan 2. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik penduduk lanjut usia, tahun 2020. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2021). Pendapatan nasional 2016–2020. Jakarta.
Bloom, D. E., Canning, D., & Rosenberg, L. (2011). Demographic change and economic growth in South Asia (PGDA Working Paper No. 67).
Dawam, A. (2018). Pendampingan penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi berbasis ETAP di UMKM Batik Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6, 74–78. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/jadimas/article/view/885
Imawan, R. (2002). Peningkatan daya saing: Pendekatan paradigmatik politis. Jurnal, 6(1), 79–80.
Kementerian Ketenagakerjaan. (2020a). Laporan kinerja tahun 2020. Jakarta.
Kementerian Ketenagakerjaan. (2020b). Rencana strategis 2020–2024. Jakarta.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2022, May 16). Kualitas tenaga kerja RI rendah. http://www.kemenperin.go.id/artikel/8161/KualitasTenaga-
Latif, A. (2016). Membangun daya saing tenaga kerja Indonesia melalui peningkatan produktivitas (Promoting Indonesian labor competitiveness through its productivity improvement). Jurnal Kependudukan Indonesia, 11(2), 72. https://www.academia.edu/49732049/Membangun_Daya_Saing_Tenaga_Kerja_Indonesia_Melalui_Peningkatan_Produktivitas
Margahana, H., & Triyanto, E. (2019). Membangun tradisi entrepreneurship pada masyarakat. Edunomika, 3(2), xx–xx.
Mujennah, & Hayati, N. (2021). Sosialisasi dan pendampingan penyusunan laporan keuangan kepada ibu-ibu Dasa Wisma Kampung Gedang. Jurnal Pengabdian Aceh, 1, 71–78. https://www.jpaceh.org/index.php/pengabdian/article/view/42
Silvita, F., Avianto, A. R., Safitri, N., Fikriyah, A. S., Damayanty, P., Dharma, D. A., & Noveliza, D. (2020). Pendampingan penyusunan laporan keuangan standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil dan menengah pada usaha mikro kecil menengah Rapiin.Co. Teratai, 1(2), 94–109. https://ejournal-ibik57.ac.id/index.php/teratai/article/view/112
Sukirman, & Indaryani, M. (2016). Kemandirian usaha dengan menerapkan manajemen profesional. Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus, 1(1), 1–14.
Suryana. (2008). Kewirausahaan: Pedoman praktis; kiat dan proses menuju sukses (Cet. ke-4). Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Tanan, C. I., & Dhamayanti, D. (2020). Pendampingan UMKM dalam pengelolaan keuangan usaha guna peningkatan ekonomi masyarakat di Distrik Abepura Jayapura. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(2), 173–185. https://doi.org/10.37680/amalee.v1i2.408
Zimmerer, T. W., Scarborough, N. M., & Wilson, D. (2006). Kewirausahaan dan manajemen usaha kecil (Edisi ke-5). Jakarta: Penerbit Salemba Empat. https://poorvucenter.yale.edu/CIPP
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meiliyah Ariani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


